Centang Kewarganegaraan Ayahnya, Alyssa Daguise Ikut Rasakan Dampak dari Perkawinan Campuran.

Centang Kewarganegaraan Ayahnya, Alyssa Daguise Ikut Rasakan Dampak dari Perkawinan Campuran.

Kapanlagi. com – Aliansi Pelangi Antar Bangsa (APAB) mengusulkan revisi Undang-undang nomor 12 tahun 2006, yakni tentang kewarganegaraan Republik Indonesia dengan diberlakukannya Kewarganegaraan Ganda untuk Keluarga Perkawinan Campuran. Adapun kewarganegaraan ganda yang dimaksud adalah memperoleh kewarganegaraan lain tanpa melepaskan Kewarganegaraan asalnya.

“Kami mengusulkan WNI (warga negara Indonesia) yang berhak memperoleh kewarganegaraan di negara pasangan WNA nya (warga negara asing), maka dapat memperolehnya tanpa melepaskan Kewarganegaraan Indonesianya, ” ujar Nia K. Schumacher selaku salah satu pengurus APAB saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (18/8).

1. Pilih Kewarganegaraan Sang Ayah

Selain itu, Nia juga mengatakan tak hanya orang biasa yang merasakan dampak dari perkawinan campuran tersebut. Salah satunya seperti yang dirasakan oleh kekasih dari Al Ghazali yaitu Alyssa Daguise yang berdarah campuran Indonesia-Perancis.

“Seperti yg dialami oleh Alyssa Daguise yg lahir dari perkawinan campuran, saat dia cukup usia dia nggak bisa memiliki kewarganegaraan ganda, jadi harus memilih akhirnya dia memilih ikut bapaknya kewarganegaraan Perancis, ” ujar Nia.

“Kan Alyssa itu kerja di Indonesia sebagai model, itu dia merasakan banget susahnya, mulai dri bayarannya yang banyak potongan terus dia juga harus bolak balik Indonesia- Perancis karena nggak punya hak memiliki, hanya punya hak pakai, ” lanjutnya.

2. Dampak Perkawinan Campuran

Kebanyakan permasalahan utama yang sering dihadapi keluarga perkawinan campuran dalam menjalani kehidupannya di Indonesia adalah terbenturnya seluruh peraturan perundang-undangan. Hal ini membikin terbatasnya hak dalam berkeluarga mulai dari mencari nafkah hingga hak keperdataan tempat tinggal.

Oleh karena itu, Nia K Schumacher bersama rekan-rekannya ingin mengusulkan apabila pasangan berkewarganegaraan asing menikah oleh warga negara Indonesia selama sepuluh tahun dapat memperoleh kewarganegaraan Philippines untuk kesejahteraan keluarga.

“Maka dari itu kami mengusulkan apabila usia perkawinan sudah lebih 10 tahun, pasangan kami yang berkewarganegaraan asing dapat memperoleh kewarganegaraan Indonesia, tanpa melepaskan Kewarganegaraan asalnya, ” pungkasnya.

Jangan Lewatkan